Seimbangkan Pekerjaan dengan Kehidupan Pribadi

hidup seimbang

Banyak orang mendambakan kehidupan yang seimbang. Namun banyak pula yang terhanyut dalam kesibukan pekerjaan hingga mereka lupa akan kehidupan pribadi mereka. Kehidupan pribadi seseorang dapat menyangkut kehidupan sosial dengan keluarga dan sahabat, maupun sekadar menikmati me time dan bersantai sendirian. Keleluasaan seseorang menjalani kehidupan pribadi sangatlah penting karena hal inilah yang menentukan bahagia atau tidaknya orang tersebut.

Berikut adalah kutipan motivator ternama Andrie Wongso mengenai cara memiliki kehidupan seimbang meskipun memiliki pekerjaan yang cukup menyibukkan.

1. Pahami Bahwa Jam Biologis Anda Unik.

Hal ini sangat penting bagaimana Anda sebaiknya mengetahui waktu di mana Anda paling produktif. Misalnya, Anda merasa lebih mudah fokus saat bekerja pada pukul 10.00 pagi hingga 13.00, maka gunakan waktu tersebut untuk mengerjakan pekerjaan yang paling sulit. Baru kemudian lakukan pekerjaan yang mungkin tak memerlukan perhatian lebih di sore hari saat energi Anda mulai menurun.

2. Waktu Produktif Adalah Saat Bekerja Non-Stop

Banyak orang ceroboh dan melakukan hal yang dianggap sepele ternyata menyulitkan diri Anda. Saat di waktu produktif Anda, sebaiknya menghindari beristirahat terlalu lama. Biasanya Anda akan membutuhkan sekitar 20 menit untuk kembali fokus pada pekerjaan setelah ditinggalkan untuk istirahat. Lebih baik, ambil istirahat singkat sekitar 10-15 menit, baru ambil istirahat sedikit lama di waktu yang kurang produktif. Anda bisa meregangkan kaki dengan berjalan-jalan di area kantor, menikmati secangkir kopi, atau sekadar mengalihkan pandangan mata dari depan komputer.

3. Selesaikan Pekerjaan Kantor Sesegera Mungkin

Orang Indonesia sering terbuai pada hal-hal yang dianggap remeh. Misalnya meninggalkan pekerjaan kantor. Jangan melakukan ini kecuali jika Anda sedang dikejar oleh tenggat waktu atau deadline. Sebaiknya jangan membiasakan diri membawa urusan lain di luar pekerjaan kantor.

Baca juga :  Manfaat Berbagi Sebagai Kunci Kebahagiaan

4. Hindari Topik Pekerjaan di Meja Makan

Fokuslah bila Anda waktunya beristirahat, jangan lagi membawa pekerjaan di jam makan atau istirahat, karena pembicaraan ini akan menyulitkan diri Anda. Dan sebaiknya bersikap dewasa  untuk memisahkan waktu di kantor dengan waktu bersama keluarga yang terbiasa membicarakan berbagai hal di meja makan.

5. Susun Jadwal Pribadi yang Seru dan Menarik

Disarankan membuat jadwal untuk menyenangkan diri sendiri dan melakukan hal yang paling disukai. Misalnya berolahraga, memasak, atau rekreasi bersama keluarga dan teman. Ingat apabila bekerja berlebihan bisa membuat Anda jadi memiliki perasaan tidak memiliki kuasa akan diri sendiri. Sesekali lakukan hal yang memang Anda inginkan dan bukan karena Anda diminta untuk melakukannya.

6. Akhir Pekan Sepenuhnya Milik Anda

Seringkali inspirasi, kreativitas, dan inovasi muncul di akhir pekan. Tapi, bukan berarti Anda langsung melakukan pekerjaan di akhir pekan. Cukup tulis ide-ide Anda dalam sebuah memo dan baru kerjakan di waktu bekerja Anda yang sesungguhnya. Akhir pekan harusnya menjadi waktu bagi Anda untuk menyegarkan kembali pikiran.

ads-banner-E-book-2

Ingin lebih bahagia? Jangan lupa download e-book ‘Jalan Pintas Menuju Bahagia’ di sini.

 

Sumber: Tempo

1 like

Leave a Reply