Robot yang Bisa Menjadi Teman Sekaligus Perawat Pasien Demensia

Robot yang Bisa Menjadi Teman Sekaligus Perawat Pasien Demensia

Penyakit demensia dapat merenggut kebahagiaan seseorang begitu saja. Ketika ingatan semakin hilang, semua kenangan berarti dalam hidup dapat terhapus. Segala macam perawatan telah diuji coba untuk dapat menyembuhkan penyakit demensia. Bagaimana bisa kali ini teknologi dan kesehatan memanfaatkan robot sebagai perawat pasien demensia?

Dengan rambut berwarna cokelat, wajah yang ekspresif, dan kemampuan berinteraksi, Nadine adalah jenis robot mirip manusia baru yang digadang dapat menggantikan manusia sebagai caretaker di masa depan. Robot dengan tinggi badan 1,7 meter ini diciptakan oleh peneliti dari Institute of Media Innovation, Nanyang Technological University, Singapura.

Pasien demensia yang tidak dirawat dengan baik akan mengalami penurunan fungsi otak yang sangat cepat. Oleh karena itu, interaksi kepada mereka harus selalu dilakukan, dan robot ini mampu melakukannya.

Nadine melambaikan tangan (Foto: Edgar Su/REUTERS)

Piranti lunak Nadine membuatnya bisa mengekspresikan beberapa jenis emosi dan mengingat pembicaraan. Selain itu, Nadine juga bisa menginisiasi percakapan, bercerita, dan memainkan beberapa jenis permainan yang mudah.

Soal wajah dan penampilan, Prof Thalmann mengatakan ia sedikit banyak menggunakan wajahnya sebagai model wajah Nadine. Kemiripan terlihat dari rambut mereka yang berwarna cokelat, bentuk mata, hidung, hingga bibir yang sama persis.

Nadine dan Prof Thalmann sang penciptanya (Foto: Edgar Su/REUTERS)

“Kamu adalah robot yang cantik dan menarik,” ungkap Prof Thalmann.

“Terima kasih. Anda juga terlihat sangat menarik,” balas Nadine, seperti yang terlihat dalam video promosi mereka.

Robot buatan Prof Thalmann ini memang belum tersedia secara komersial. Namun Prof Thalman memprediksi bahwa suatu saat, robot-robot yang mampu melakukan interaksi sosial seperti Nadine akan dilirik sebagai caretaker pasien demensia.

Baca juga :  Ingin Punya Tubuh Langsing? Ini Menu Diet dalam Seminggu yang Bisa Dicoba

Saat ini, Prof Thalmann dan timnya sedang mengembangkan robot lain yang mampu bermain dengan anak-anak. Pengembangan masih dilakukan di tahap awal dan belum ada prototype-nya. Namun ide awal soal robot ini sudah dipikirkan oleh Prof Thalmann.

Robot ini akan mampu merespon berbagai pertanyaan yang diberikan anak, menunjukkan emosi,dan mengenali wajah orang. Selain berfungsi sebagai teman bermain, robot ini rencananya juga berfungsi sebagai penjaga anak.

“Mainan anak saat ini biasanya bersifat pasif. Sementara mainan robot aktif akan membuat anak memiliki teman untuk berinteraksi,” tuturnya.

Kita nantikan saja perkembangan teknologi selanjutnya. Siapa tahu di masa depan robot bisa hadir membawa banyak manfaat untuk kita semua.

Jangan lupa untuk daftar menjadi bagian dari Happyzen untuk mendapatkan lebih banyak informasi yang tak hanya inspiratif, tapi juga membuat hari Anda lebih bahagia.

Apabila Anda memiliki  barang yang membangkitkan kenangan bahagia dalam hidup Anda, jangan lewatkan untuk mengunggah foto dan menceritakannya lewat kompetisi #happything. Happyzen yang beruntung dalam kompetisi akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah tiap bulannya. Jadi, tunggu apa lagi? Daftar sekarang juga, ya!

 

sumber: Detik

  like this

Related Post

Leave a Reply