Piala Eropa 2016 Dimulai, Inilah Cara Menghadapi Pasangan yang Gila Bola

Sejak Piala Eropa 2016 berlangsung, hampir seluruh penggila bola dipenjuru dunia bersukacita menyambut dan merayakannya. Musim bola yang melibatkan 24 negara itu sejatiya berlangsung hingga 11 Juli mendatang. Sudah dipastikan, euforia para penggila bola menggema menggerinda seperti virus ebola yang menyerang siapa saja. Memenuhi jejalanan kota hingga pedesaan. Para gibol tidak hanya mendukung secara verbal dan visual lewat nobar, mereka juga memanfaatkan akses jejaring sosial.
Begitulah, kompetisi bola yang berlangsung setiap empat tahun sekali ini menjadi kejuaraan termashur kedua setelah Piala Dunia. Kebanyakan kaum Adamlah yang lebih dominan jejingkrakan menghadapi musim ini. Status tak lagi mengkotak-kotakkan mereka. Dari yang berprofesi menteri, dosen, dokter, pengusaha, hingga kuli dan tukang bangunan semua bersatu mendukung penuh tim jagoannya. Kalau sudah begini mereka yang sudah menikah dipastikan lebih suka berlama-lama mantengin TV daripada menghabiskan waktu senggang dengan sang istri. Atau mereka yang statusnya pacaran seringkali lupa menelfon atau menunda sms-an dan lebih memilih nobar dengan teman-teman daripada kencan berdua.

Memahami

Istri yang bijak tidak boleh bersedih apalagi harus sakit hati walau sedikit terabaikan. Begitu juga para perempuan yang sedikit dilupakan, sudah saatnya berbesar hati tanpa harus uring-uringan. Jika kita mau membuka mata dan berbesar hati, musim bola adalah saat yang tepat untuk menunjukan kepedulian dan cinta kita pada pasangan.
Ketika menyaksikan dengan mata kepala bagaimana suami dan anak membuat kehebohan dirumah, sikapi dengan bijak tanpa harus mengomel meggerundel nyinyir didepan mereka. Bukan berarti melarang dan membatasi. Melainkan bersikap ksatria dan penuh cinta.

Mengambil Hati

Jurus andalan pertama adalah mengambil hati pasangan dengan penuh kasih dan perhatian. Inilah saatnya kita menyenangkan pasangan, mulailah kita bereksprimen didapur dengan membuat camilan, kudapan ataupun snack kesukaan suami untuk menemani mereka nonton bola.

Atur Waktu

Mengatur waktu itu penting, dan ini yang seringkali diabaikan oleh penggila bola. Mereka seolah tersihir dan tak bergeming ngejogrog di depan TV. Nah jika ini terjadi pada pasangan yang menikah, saatnya  istri mengingatkan mereka dengan penuh kelembutan. Untuk ibu yang mendapati anaknya gila bola bisa membuat jadwal belajar yang disesuaikan. Semisal pertandingannnya berlangsung di waktu malam, maka jadwal belajar bisa di pindahkan ke siang hari.

Menemani

Jurus yang ini dipastikan membuat pasangan sumringah. Bagaimana tidak? Mereka yang gila bola pasti menjadi lebih semangat ditemani orang tercinta. Apalagi jika kita mendukung tim favoritnya. Tidak harus setiap hari sih, sesekali saja ketika ada waktu luang kita nimbrung ikutan nonton dengan mereka. Dan tidak harus menonton hingga pertandingan selesai. Jika kita benar-benar illfeel dengan bola, menemani mereka hanya samapai babak pertama juga sudah lebih dari cukup. Sesekali jika menonton bersama anak-anak, berikan pertanyaan kritis yang memancing pengetahuan mereka. Semisal tentang negara Ukrania dan Polandia tempat Piala Euro diselenggarakan atau seputar tim jagoannya juga pemain favoritnya. Dengan begitu kita bisa menikmati acara nonton bersama dan menjadi teman termesra bagi mereka.
Semoga dengan membaca jurus sederhana diatas, kita bisa menerapkannya dengan penuh ikhlas. Untuk kita para perempuan yang juga gila bola bukan berarti boleh meninggalkan jurus-jurusnya lho. Urutan yangnomor dua itu penting buat kita yang non gibol maupun gibol. Karena kenyataannya memang mengatur waktu itu sangat krusial ketika kita harus dihadapkan dengan sesuatu yang menjadi passion kita. Jangan sampai mengorbankan kewajiban kita hanya untuk memenuhi hasrat kita, kesenangan kita. Semoga bermanfaat.
  like this

Related Post

Baca juga :  Pilih Hotel yang Tepat untuk Bulan Madu Anda!

Leave a Reply