Langkah Membuat Anak Anda Tumbuh Bahagia dan Berprestasi

Langkah Membuat Anak Anda Tumbuh Bahagia dan Berprestasi

Membuat anak Anda bahagia tidak semata-mata hanya dengan cara membelikan mereka mainan termahal yang ada. Agar anak Anda tumbuh menjadi pribadi yang cerdas dan berprestasi, Anda pun tak perlu harus terus menerus menuntut mereka untuk mengikuti berbagai macam kursus.

Buatlah mereka bahagia dan berprestasi dengan langkah jitu berikut:

Tanamkan Nilai Luhur Melalui Perilaku Anda

Sikap menerima atau toleransi merupakan kualitas yang penting bagi kondisi emosional. Jika anda ingin melihat keberadaan kualitas tersebut dalam diri anak, maka anda perlu memberikan contohnya kepada anak.
Kembangkan rasa kepemilikan. Untuk itu, luangkan waktu bersama keluarga, teman, kelompok sosial, budaya, hobi maupun religi. Dengan demikian anak akan menyadari bahwa dirinya merupakan bagian dari sebuah kelompok besar, lebih besar, dan jauh lebih besar lagi.

Pastikan Anak-anak Makan Tepat Waktu dan Tidur Teratur
Jika anda menginginkan anak-anak yang efesien, mampu mengendalikan waktu dengan baik, maka perhatikan penggunaan waktu yang anda terapkan sehari-hari.
Pada saat lapar, apa yang Anda lakukan? Mungkin Anda jadi uring-uringan dan ingin berteriak-teriak. Itulah yang juga dirasakan anak-anak saat mereka melewatkan waktunya makan. Cobalah untuk mengatur jadwal makan yang baik bagi anak-anak demi pertumbuhan badan dan otaknya. Ketika anak bersikap kalem dan puas, maka mereka sedang memiliki pengalaman berbahagia.
Orang tua perlu mengajarkan mereka bagaimana untuk tidur cukup dan teratur. Karena kebiasaan ini bisa jadi dibawa hingga dewasa nanti. Saat tenaganya habis, anak-anak biasanya akan rewel. Sebaliknya, ketika tidurnya cukup, maka anak-anak siap menghadapi harinya dan ini membuat mereka lebih bahagia, Karena itu buatlah tidur konsisten sebagai prioritas.

Baca juga :  Pesan Moral dari Film The Jungle Book

Biarkan Anak-anak Mengekspresikan Emosinya

Anak-anak biasanya berteriak-teriak ketika marah dan menangis saat sakit atau sedih. Kerap kali mereka menghentakkan kaki atau berlari berputar-putar saat tidak yakin dengan apa yang dirasakan.
Agar anak lebih baik dalam mengekspresikan emosinya, ajarkanlah cara menyampaikan emosi dengan baik dan benar. Jika anda menginginkan agar anak senantiasa bersikap terbuka dan mengungkapkan segala hal yang mereka temui, pikirkan dan rasakan, maka ceritakan kepada mereka mengenai prestasi, sukses, kekecewaan serta tantangan yang harus anda atasi untuk mencapai segalanya. Tunjukan kepada anak, bahwa anda juga manusia, agar anak juga dapat mengekspresikan dirinya sebagai manusia.
Saat ‘galau’ mungkin orang dewasa memilih berbagi dengan sahabatnya, namun saat anak-anak ‘galau’, mereka menggunakan cara yang lebih primitif. Memarahi dan atau mempermalulkan mereka karena tingkahnya tidak akan membantu. Jadi sebaiknya biarkan mereka melampiaskan dengan cara kecil mereka sendiri dan kemudian tawarkan untuk membantu.

Berikan Kebebasan Bagi Anak-anak untuk Membuat Pilihan

Anak-anak memiliki sedikit sekali kendali atas hidup mereka. Mereka harus terus-menerus diberitahu ke mana harus pergi, apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dimakan. Karena itu jika orang tua memberikan sedikit kontrol diri sendiri kepada anak-anak, mereka akan senang. Misalnya adalah dengan membuarkan anak-anak memilih pakaian sendiri, memilih menu makanan, atau tanyakan kegiatan apa yang ingin mereka ikuti. Berilah mereka kesempatan untuk memutuskan, dan akan Anda lihat senyum cerah si buah hati.

Dunia anak adalah dunia bermain, jadi jangan batasi mereka dengan segala macam aturan saat mereka bermain. Misalnya jangan bermain ini itu karena nanti pakaian menjadi kotor. Bebaskan saja mereka bermain asal tidak membahayakan dirinya sendiri dan orang lain. Bermain itu bagus bagi jiwa anak.

Baca juga :  Kenali Alergi Makanan pada Anak Sebelum Terlambat

Perlihatkan Cinta Tanpa Syarat

Jika anak-anak terkesan ngeyel mungkin akan membuat Anda kesal, tapi selalu perlihatkan maaf yang begitu besar untuk mereka. Perlihatkan rasa sayang, sehingga mereka merasa dicintai tanpa syarat. Mereka merasa dicintai meski telah membuat kesal orang tuanya.

Nah, ketika anak-anak tahu bahwa orang tuanya mencintai dan mendukung mereka apapun yang terjadi, maka mereka cenderung untuk mengambil risiko yang menyehatkan. Maksudnya, mereka akan percaya diri dan merasa aman dengan keputusannya melakukan sesuatu. Mereka akan belajar bahwa kadang orang-orang melakukan kesalahan, namun selalu ada kesempatan untuk memperbaiki kesalahan.

Saat anak-anak tahu orang tuanya akan selalu ada untuknya dalam kondisi apapun, maka mereka akan bahagia. Jalin hubungan yang baik dengan orang tua anda. Dengan demikian anak dapat belajar bahwa hubungan yang baik antara orang tua dengan anak, merupakan hal yang penting.Tetaplah menjaga hubungan dengan saudara kandung anda. Dengan demikian, anak akan dapat mempelajari nilai-nilai positif yang selama ini juga telah anda pelajari dan kuasai.

Tunjukan Kebahagiaan dari Diri Anda Terlebih Dahulu

Usahakan untuk tidak menunjukan mood Anda yang kurang bahagia kepada anak, terlebih lagi mood yang penuh emosi. Pelajari cara untuk mengontrol emosi. Jika anda tidak bisa melakukannya, jangan pernah mengharap anak bisa mengendalikan emosinya.

Usahakan untuk senantiasa merasa bahagia dan bersikap gembira, jika anda benar-benar menginginkan kebahagiaan terpancar dari raut wajah anak. Pikirkan dan temukan, apa yang dapat membuat anda merasa bahagia, dan lakukan sesuatu untuk mewujudkannya.
Biasakan untuk selalu memikirkan segala sesuatu berdasarkan tujuan akhir yang ingin dicapai, agar anak meniru apa yang anda lakukan. Ingat, kebahagiaan adalah pilihan. Untuk itu, pilihlah untuk merasa bahagia, agar anak juga memilih hal yang sama.

Baca juga :  Apakah Anak Anda Sudah Aman Berada di Rumah?
2 likes

Leave a Reply