Kenali 6 Obat Alternatif Penyakit Demam Berdarah Untuk Anak

anak demam berdarah

Sehat adalah salah satu sumber kebahagiaan paling penting dalam hidup. Siapa yang sehat dialah yang paling bisa menikmati kebahagiaan. Jangan sampai penyakit musiman mengusik keriangan Anda sehari-hari, terutama anak-anak Anda.

Happyzen, waspadalah dengan penyakit berbahaya yang satu ini! Siapa yang tak kenal demam berdarah? Penyakit demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang menularkan virus sehingga menyebabkan gangguan pada pembuluh darah. Di musim hujan, penyakit ini semakin sering menyerang, terutama pada anak-anak.

Penyakit demam berdarah bukan penyakit yang sepele, karena jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan kematian pada penderitanya. Nyamuk Aedes Aegypti ini tak hanya menyebabkan penyakit DBD, tetapi juga dapat menyebabkan penyakit cikungunya.

Biasanya, penderita demam berdarah dengue atau DBD ini dapat diketahui gejalanya ketika sudah akut. Karena gejala awalnya sendiri tidak dapat dibedakan dengan penyakit lainnya. Jika ingin mengetahui gejala penyakit DBD, berikut ini tanda-tandanya:

1. Demam tinggi yang berlangsung mendadak selama 2-7 hari, biasanya demam tinggi pada DBD sekitar 38-40 oC.

2. Badan menggigil, nyeri kepala, dan nyeri ketika menggerakkan bola mata, serta nyeri di bagian punggung pada gejala awalnya.

3. Timbul bintik-bintik merah, terutama ketika dicek melalui metode uji tourniquet.

4. Tekanan darah yang tiba-tiba menurun atau ‘ngedrop’.

5. Terjadi hepatomegali atau pembesaran hati.

6. Penurunan trombosit hingga di bawah 100.000/mm3, serta peningkatan hematocrit di atas 20 % ketika dilakukan cek darah.

7. Gejala tingkat lanjut biasanya disertai dengan mimisan pada gusi dan hidung.

8. Buang air atau feses berlendir dan bercampur darah.

Baca juga :  Tips Memasak Untuk Menghemat Belanja Bulanan

9. Bintik-bintik merah semakin tampak karena terjadinya pemecahan pembuluh darah.

10. Demam tinggi hingga menyebabkan rasa nyeri di daerah sendi.

Jika Anda atau anak Anda mengalami tanda-tanda seperti di atas, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Karena penderita DBD harus ditangani secepat mungkin, agar tidak semakin parah bahkan menyebabkan kematian pada penderita.

Untuk mengobati demam berdarah pada anak, ada beberapa obat tradisional demam berdarah pada anak yang harus Anda ketahui berikut ini:

1. Meniran

Pemilik nama ilmiah Phyllanthus Niruri ini memiliki banyak khasiat, terutama sebagai anti virus. Meniran mengandung senyawa flavonoid, tanin, triterpenoid, dan asam fenoleat. Meniran berkhasiat untuk mengobati penyakit demam berdarah. Selain itu, meniran berfungsi sebagai anti diare, anti-fungi, dan penyakit gastrointestinal. Rebusan meniran juga dapat mengobati penyakit hati, ginjal, kolik, obat batuk, panas, dan sebagainya. Cara mengatasi DBD dengan meniran adalah siapkan 10 gram meniran dan 10 gram daun pegagan, kemudian cuci hingga bersih. Lalu, rebus campuran tersebut ke dalam 5 gelas air, didihkan hingga tersisa 3 gelas air. Minum secara teratur ramuan ini hingga 3 kali sehari sebanyak 1 gelas.

2. Daun jambu biji

Daun jambu biji ini memiliki banyak khasiat dan sering digunakan sebagai obat tradisional. Daun jambu biji juga memiliki sifat antibiotik, anti-diare dan kandungan taninnya dapat mempersempit urat darah. Berdasarkan penelitian, ekstrak kering daun jambu biji selama 5 hari dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam darah >100.000/┬Ál tanpa menimbulkan efek samping.

3. Daun dewa

Daun dewa juga dipercaya untuk mengatasi demam berdarah. Caranya yaitu, siapkan sebanyak 30 gram daun dewa segar, kemudian rebus ke dalam 600 ml air, didihkan hingga tersisa 300 ml. Minum air rebusan daun dewa selagi hangat secara rutin 2 kali sehari.

Baca juga :  Penting, Ini Dia Empat Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita!

4. Kunyit

Sama halnya dengan meniran, kunyit atau nama latinnya Curcuma domestica ini juga bermanfaat untuk mengobati demam berdarah. Di samping itu, kunyit juga memiliki khasiat lainnya seperti anti-mikroba, anti-virus HIV, antioksidan, anti-tumor, anti-invasi sel kanker, menghambat perkembangan tumor payudara, dan juga mengobati penyakit pencernaan.

5. Pepaya Gandul

Beberapa kandungan yang dimiliki oleh pepaya antara lain kontinin, miosmin, glikosida, karposid, karpain, dan papain. Pepaya yang lebih efektif digunakan untuk mengobati penyakit demam berdarah ialah daun pepaya jantan (Pepaya Gandul).

6. Temu Ireng

Temu ireng juga bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit akibat kerusakan sel-sel hati yang biasanya terjadi pada penderita demam berdarah. Selain itu, temu ireng memiliki manfaat lainnya seperti untuk mengobati luka lambung dan usus, penyakit asma, batuk, menambah nafsu makan, mencegah terjadinya obesitas, rematik, dan lainnya.

Adapun manfaat lainnya dari daun pepaya (selain untuk pengobatan demam berdarah) yakni untuk obat pencahar, demam malaria, penyakit cacing, merangsang sistem ekskresi empedu, serta membantu proses pencernaan.

Menurut hasil penelitian, kandungan Papain dalam daun pepaya memiliki efek terapi pada penderita pembengkakan organ hati, kelamin, mata dan usus halus. Adanya pembengkakan organ hati ditemukan pada penderita demam berdarah. Daun pepaya juga memiliki manfaat sebagai antioksidan, anti-koagulan, dan dapat menyembuhkan luka pada lambung dan usus.

Obat tradisional demam berdarah di atas bisa Anda manfaatkan untuk mengobati demam berdarah.

Stay healthy and fit, Happyzen!

sumber: deherba

  like this

Related Post

Leave a Reply