Bercanda Memang Bikin Ketawa Bahagia. Tapi Cermati Aturannya Ya!

zaskia gotik bercanda

Happyzen, sudah sering kita melihat para public figure yang dikecam masyarakat gara-gara candaan mereka di layar televisi bukannya mendatangkan kelucuan namun justru menyinggung banyak pihak. Misalnya saja kasus pelecehan Almarhum Benyamin Sueb di salah acara populer televisi, ataupun kasus penghinaan lambang pancasila oleh Zaskia Gotik. Niat awalnya mungkin baik, yaitu menghibur masyarakat. Namun pada akhirnya yang datang justru amarah dari orang lain.

Bahkan bercandaan yang tidak pantas banyak yang telah diatur oleh undang-undang, misalnya bercanda tentang meledakkan bom. Jangan sampai Anda coba bercanda tentang hal yang satu ini, karena bisa-bisa berujung ke bui. Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan sempat menegaskan, calon penumpang dan pihak manapun yang bercanda mengaku membawa bom di bandara, akan diproses hukum.

Bercanda memang asyik serta bisa mengusir rasa penat. Tak jarang kita semua bercanda dengan tujuan bisa menghibur orang lain dan mencerahkan suasana. Eittsss….. tapi tunggu dulu. Bercanda juga ada aturannya, supaya tujuan menghibur tidak malah mendatangkan amarah orang lain. Lalu, bagaimanakah cara bercanda yang baik dan benar?

1. Perhatikan dengan Siapa Anda Bercanda

Kita mau bercanda dengan siapa, dengan teman seumuran, yang lebih muda, atau dengan orang yang lebih tua? Bentuk candaan kita tidak bisa disamakan untuk segala usia. Kalau dengan teman sebaya atau dengan orang yang lebih muda, kita bisa memberikan candaan yang sesuai dengan umur. Misalnya, kita bisa melakukan candaan dengan cara mengagetkannya atau dengan melakukan gerakan-gerakan fisik misal. Tapi, kalau melakukan hal tersebut dengan orang yang lebih tua itu sangat berbahaya. Dengan orang yang lebih tua, sebaiknya melakukan candaan melalui kata-kata yang lucu saja, sehingga dapat mengundang tawa.

Baca juga :  10 Langkah Memulai Hari Bebas Stres

2. Cermati Suasana yang Ada

Saat kita hendak melakukan candaan, perhatikan juga suasana di sekitar kita. Jika kita dalam suasana formal seperti saat guru sedang mengajar, hindari candaan jika kita tidak mau mendapatkan hukuman. Jangan lupa juga untuk memperhatikan suasana hati seseorang yang kita ajak bercanda. Jika dia terlihat sedih atau sakit, mendingan stop dulu deh bercandanya! Sebab, bukannya malah terhibur, bisa bisa dia makin marah, lho!

3. Hindari SARA dan Fisik

Dalam melakukan candaan, hindari menggunakan kata yang mengandung SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan). Hindari juga kata-kata yang dapat menyinggung keadaan fisik seseorang, seperti kerempeng, gendut, pesek, cebol, dan kata lainnya. Sebab, kata-kata seperti itu sangat sensitif bagi orang tertentu, sehingga bisa menimbulkan pertengkaran.

4. Jangan Bercanda Tentang Simbol Penting

Seringkali simbol-simbol dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal simbol merupakan wujud dari suatu bentuk eksistensi yang lebih luas dan besar. Anda perlu memperhatikan apakah simbol itu berkaitan dengan organisasi tertentu, agama tertentu, atau bahkan negara. Simbol bisa berupa patung, lukisan, bendera dan lain sebagainya. Ingatlah bahwa simbol ini dijunjung tinggi oleh banyak orang. Bilamana Anda menghina simbol tersebut, makan Anda juga turut menghina orang-orang yang ada di balik simbol tersebut.

5. Pikirkan Dampaknya

Alangkah baiknya jika sebelum melakukan candaan, terlebih dahulu pikirkanlah dampak yang akan dihadapi. Misalnya, kalau orang itu agak serius, lontarkan candaan ringan walaupun tidak akan membuatnya tertawa. itu lebih baik dari pada kita melontarkan candaan yang agak berat, malah akan membuat suasana jadi kaku dan tidak enak.

6. Tidak Menyakiti Orang Lain

Sebisa mungkin hindari candaan yang dapat menyakiti hati maupun fisik orang lain. Candaan yang bisa menyakiti hati orang lain misalnya menyinggung latar belakang orang tersebut. Contohnya, “Anak sopir kok, belagu!!” atau “Bagaimana mau cantik, mamanya saja jelek!”, dan sebagainya. Sedangkan candaan yang menyakiti fisik orang lain contohnya adalah mengerjai orang tersebut hingga jatuh, terpeleset, tertimpa benda, menduduki sesuatu, dan sebagainya.

Baca juga :  5 Ide Menu Berbuka yang Lain dari Biasanya

Bercanda secara tepat dan benar dapat menghadirkan kebahagiaan tanpa harus menyakiti orang lain. Anda bisa meningkatkan kemampuan bercanda yang Anda miliki dengan menonton banyak tayangan humor dan membaca banyak cerita lucu. Lakukan eksplorasi tentant berbagai candaan lucu nan seru dan tunjukan candaan yang kreatif sekaligus smart. Selamat mencoba ya!

1 like

Related Post

Leave a Reply