7 Langkah Bangkitkan Motivasi Kerja Setelah Libur Panjang

Setelah asyik berekreasi, berkumpul bersama sahabat dan sanak kerabat, serta bersantai dalam waktu yang cukup panjang, kini tibalah saatnya untuk kembali bekerja mengais rezeki. Rasa malas kerap kali melanda untuk mulai bekerja setelah libur panjang. Bagaimanapun, perasaan tersebut haruslah segera dienyahkan. 7 langkah berikut ini akan membangkitkan kembali motivasimu untuk bekerja setelah libur panjang.

1. Bentangkan di depan mata, apa yang bisa dilakukan dengan hasil kerjamu

Bayangkanlah gaji atau honor yang akan diterima jika kamu bekerja dengan baik. Pikirkanlah apa yang bisa kamu lakukan dengan uang tersebut. Mungkin untuk menafkahi keluarga, bersedekah, membeli barang-barang idamanmu, atau untuk berinvestasi. Jika kamu malas bekerja lagi, akankah kamu peroleh gaji atau honor tersebut?

2. Rezeki memang sudah diatur, tapi hukum sebab-akibat tetap berlaku

“Hmm… rezeki setiap makhluk sudah ditakdirkan oleh Tuhan,” mungkin demikian pikirmu ketika malas untuk kembali bekerja. Eits.. Kamu lupa bahwa, selain menciptakan takdir, Tuhan juga menciptakan sebab-sebab yang mengantarkan setiap makhluk kepada takdir. Takdir akan terwujud setelah melalui sebab-sebabnya. Demikian pula, rezekimu tidak akan kamu terima sebelum melalui sebab-sebabnya. Jadi, masih mau bermalas-malasan?

3. Bayangkan suasana kerja yang menyenangkan

Coba layangkan ingatanmu pada suasana tempat kerjamu yang menyenangkan, rekan-rekanmu yang humoris, atau atasanmu yang baik hati. Tidakkah kamu rindu kembali bekerja bersama mereka?

4. Mempersiapkan peralatan kerja

Dalam ilmu fisika, kita mengenal Hukum Newton I yang menyatakan bahwa setiap benda akan tetap pada keadaannya sampai ada gaya yang mengubahnya. Jadi, benda bergerak akan terus bergerak sampai ada yang membuatnya diam. Sebaliknya, benda diam akan tetap diam sampai ada gaya yang membuatnya bergerak. Begitu juga, kamu memerlukan ‘gaya’ untuk mengenyahkan kemalasanmu untuk kembali bekerja. Bongkar tas liburanmu, siapkan tas kerjamu, masukkan seluruh peralatan kerja yang diperlukan, dan kamu akan tercengang karena rasa malas berangsur meninggalkanmu.

Baca juga :  Review 4 Tempat Buka Puasa Ngehits di Berbagai Daerah

5. Malu adalah sebagian dari iman

Malu yang dimaksud adalah malu berbuat maksiat. Kalau kamu mengaku beriman, seharusnya kamu malu menerima gaji secara utuh, sementara kamu pernah tidak masuk kerja karena malas. Tidak masuk kerja karena malas biasanya diiringi dengan memberikan alasan palsu untuk memperoleh izin. Oleh karena itu, jika tidak ada hambatan untuk masuk kerja selain rasa malas, maka kembali bekerja adalah satu-satunya pilihanmu!

6. Bayangkan kalau jadi pengangguran

Tidak semua orang beruntung dapat memperoleh pekerjaan. Banyak orang di dunia ini yang sakit, tidak memiliki kemampuan untuk bekerja, atau ditolak di mana-mana sehingga akhirnya menganggur. Mereka bermimpi agar dapat bekerja seperti yang seharusnya kamu lakukan. Oleh karena itu, sebagai orang yang memiliki pekerjaan, kamu harus banyak bersyukur. Bayangkan jika kamu menganggur dan kebingungan mencari jalan menjemput rezeki.

7. Mengingat jerih payah orang tua/orang-orang yang membesarkanmu

Kalau langkah-langkah di atas belum juga membuatmu tergerak untuk kembali bekerja, ingatlah wajah orang-orang yang telah bersusah payah membesarkanmu dan mengantarmu sukses dengan pekerjaanmu sekarang. Bayangkanlah kekecewaan mereka jika mengetahui kamu enggan bekerja hanya karena malas setelah libur panjang.
Itulah tujuh langkah yang dapat ditempuh untuk menumbuhkan kembali motivasi bekerja setelah libur panjang. Kini, sudah siapkah kamu untuk kembali bekerja?

1 like

Related Post

Leave a Reply