4 Cara Menghindari Pertanyaan Kapan Nikah

menghindari pertanyaan kapan nikah

“Kapan nikah?” Pasti pertanyaan itu sudah sekian kali Anda dengar dan kadang bikin sebal juga, terutama saat acara keluarga seperti arisan bulanan atau bahkan acara-acara keagamaan bersama mereka, seperti halal bi halal bagi yang merayakan Lebaran atau saat Natal bersama keluarga. Apalagi bila Anda kebetulan juga seorang perempuan, masih lajang, dan mungkin sudah di atas tiga puluh tahun. Anda juga tidak akan lolos dari ceramah mereka yang ‘itu-itu saja’, mulai dari seputar: “Hayo, jangan lama-lama, ntar keburu jadi perawan tua”, “Jangan terlalu milih”, hingga “Tunggu apa lagi?” Niatnya sih, peduli. Tapi kalau sampai bikin Anda sakit hati hingga lama-lama ogah ketemu lagi dengan mereka, ‘kan sama saja dengan merusak tali silaturahmi. Selain itu, Anda pasti langsung pasang sekian banyak strategi yang berkaitan dengan cara menghindari pertanyaan kapan nikah.
Jadi, bagaimana cara menghindari pertanyaan kapan nikah? Sebenarnya susah-susah gampang, selama Anda berusaha agar tetap tenang dan tidak mudah terbawa emosi. Memang, mungkin niat mereka baik dan peduli dengan Anda, meski sayang pilihan kata mereka termasuk kurang cerdas dan peka pada perasaan Anda. Daripada jadi ribut, Anda bisa mencoba beberapa trik di bawah ini:

1.    Meminta doa dari mereka.

Ini mungkin cara paling diplomatif untuk menghindari pertanyaan kapan nikah. Selain masih sopan dan tampak menghargai penanya (terutama bila mereka kebetulan jauh lebih tua, seperti om atau tante), Anda juga dapat meminimalkan keributan yang mungkin terjadi bila Anda balas menyahut dengan sinis atau nada tinggi. Cukup senyum dengan sopan dan menjawab: “Mohon doanya. Terima kasih.” Setelah itu, segeralah melenggang pergi bak selebriti meninggalkan kerumunan paparazzi, meski sebenarnya Anda hanya ingin lari. Paling hanya ke dapur, sok-sok sibuk atau benar-benar menyibukkan diri.

Baca juga :  Ini Tandanya Anda Butuh Liburan!

2.    Balaslah dengan lelucon.

Percaya atau tidak, cara menghindari pertanyaan kapan nikah dengan melontarkan lelucon cukup berhasil juga, meski mungkin efeknya hanya sepanjang acara (belum tentu tahun berikutnya mereka kapok bertanya yang itu-itu juga, terutama bila Anda belum mengabari adanya si calon pasangan hidup yang entah siapa). Bila tante atau oom yang sudah lama tidak ketemu bertanya: “Kamu umurnya berapa?”, jawablah dengan jujur. Bila kebetulan Anda sudah di atas 25, segeralah pasang senyum jahil dan menyahut: “Yak, saatnya melarikan diri sebelum pertanyaan berikutnya keluar!” Kemungkinan besar keluarga akan tertawa dan si penanya akan malu, urung untuk bertanya kapan Anda akan menikah.

3.    Teruslah menyibukkan diri sepanjang acara keluarga

Ini juga cara paling ampuh untuk menghindari pertanyaan kapan nikah. Bantu-bantulah ibu memasak di dapur dan mendistribusikan makanan untuk para tamu. Cukup pasang senyum ramah dan tidak perlu menjawab pertanyaan itu. Bilang saja “Maaf, sebentar” lalu kembali menyibukkan diri. Tidak hanya Anda lolos dari pertanyaan menyebalkan itu, Anda tetap terlihat sebagai nona rumah yang cekatan dan ibu pun senang Anda memberikan banyak bantuan.

4. Temukan jodoh dengan percaya diri

Cara paling ampuh untuk menghindari pertanyaan kapan nikah tentu saja dengan bisa menjawab dengan mantap kapan akan menikah dan dengan siapa Anda akan menikah. Bila selama ini Anda masih kurang percaya diri dalam menemukan jodoh, anda dapat membaca ebook gratis dari the happy dept yang berjudul Semua Orang Bisa Dapet Jodoh. Bila Anda sudah yakin dan mampu menggandeng sosok yang tepat, pertanyaan kapan nikah tentu saja tidak menjadi masalah bagi Anda.
Menanggapi pertanyaan kepo seputar ‘kapan nikah’ memang butuh banyak kesabaran. Tapi, tetap tenang dan jawab pertanyaan itu dengan cerdas, ya!

Baca juga :  Ingin Tampil Cantik Alami Seperti Dian Sastro? Ini Caranya!
  like this

Related Post

Leave a Reply